Memiliki kompetensi sosial adalah salah satu syaratuntuk menjadi seorang Guru yang Profesional. Nah, artikel kali ini kita akan membahas apa itu kompetensi sosial, cakupannya dan peta atau indikatornya.

Sebagai seorang manusia, guru berhadapan langsung dengan peserta didik di kelas dan mitra kerja di sekolah yang juga manusia maka guru harus memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan manusia lainnya. Kemampuan inilah yang dimaksud dengan kompetensi sosial guru yang kita bahas dalam tulisan ini.

Kompetensi sosial juga termasuk kompetensi yang mutlak dimiliki oleh seorang guru termasuk dalam 4 (Empat) Kompetensi Dasar Guru seperti halnya kompetensi pedagogik dan professional yang telah kita bahas sebelumnya serta termasuk kompetensi kepribadian yang akan kita bahas setelah ini. Kompetensi sosial dirasakan oleh mitra mereka di sekolah dan para peserta didiknya sendiri, termasuk juga para orang tua / wali, stakeholder, alumni, dan para  tokoh masyarakat yang terkait dalam proses pendidikan di sekolah.

Pengertian Kompetensi Sosial Guru

Kata sosial berasal dari bahasa latin yakni ’socius’ yang artinya sesuatu yang muncul dan berkembang dalam kehidupan bersama. Menurut KBBI kata sosial bemakna  sesuatu yang berkenaan dengan masyarakat dengan memperhatikan kepentingan umum.

Pada strukturnya sosial dapat diartikan bahwa sosial merupakan tatanan dari hubungan sosial bermasyarakat baik dalam keluarga atau kelompok lain sampai kehidupan bernegara bahkan yang lebih luas lagi dengan posisi sosial tertentu berdasarkan nilai dan norma yang berlaku pada suatu kelompok dalam kurun waktu tertentu.

Ketika kelompok itu itu adalah sekolah maka dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dijelaskan bahwa kompetensi sosial guru adalah kemampuan seorang guru untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan efektif dan efisien dengan peserta didiknya, sesama guru, orangtua/wali siswa, dan masyarakat sekitar sekolah.

Sama halnya dengan UU di atas, PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional juga menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kompetensi sosial adalah kemampuan guru yang merupakan bagian masyarakat atau makhluk sosial untuk bergaul dan berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, guru yang lain, tenaga kependidikan di sekolah, orangtua/wali siswa, dan masyarakat sekitar.

Cakupan Kompetensi Profesional

Guru sebagai pendidik dan sekaligus sebagai bagian masyarakat, kompetensi sosial guru tercermin melalui cakupan berikut ini :

  1. Bersikap inklusif serta bertindak objektif dan tidak diskriminatif dengan perbedaan jenis kelamin, ras, agama, ras, dan status sosial.
  2. Beradaptasi di tempat tugas dengan segala keberagamannya.
  3. Berkomunitas dengan sesama profesi dan profesi lain yang terkait baik lisan, tulisan, atau bentuk lainnya.
  4. Efektif berkomunikasi, empatik, dan santun kepada peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali, dan lingkungan sekitar.

Peta Kompetensi Sosial  Guru Sekolah Dasar

Berikut kompetensi SosialGuru Kelas SD/MI dipetakan dalam Permendikbud No. 16 tahun 2007. Silahkan download dalam bentuk file Microsoft Word.

Download (DOCX, 15KB)

Demikianlah segala indikator dari kompetensi sosial Guru Kelas SD/MI. Semoga bermanfaat bagi kita semua.