15fUkKsZVT9yDgBv50vtln5Ad8Y63wPOAJoCaduz

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh Igniel

Laporkan Penyalahgunaan

8 Macam Gaya Belajar Anak, Guru dan Orang Tua Wajib tahu!

gaya belajar

Gaya Belajar
– Anak belajar ataupun orang dewasa belajar akan lebih optimal jika dilakukan dengan caranya sendiri. Karena setiap orang mempunyai karakternya masing-masing, maka untuk merespon pelajaripun dengan caranya yang berbeda.

Kita jangan semena-mena menuding anak yang menurun sebagai anak yang malas, apalagi anak bodoh. Kita harus mampu mendiagosis penyebabnya untuk mengambil langkah apa selanjutnya sebagai perbaikan.

Bisa saja salah satunya anak belajar bukan dengan gayanya.

Yuk, kita kenali apa yang dimaksud dengan gaya belajar dan macamnya.

Pengertian Gaya Belajar

Gaya belajar adalah adalah kebiasaan seseorang belajar dengan modalitas belajar yang dimiliki. Modalitas belajar adalah indera yang digunakan untuk belajar.

Ini menjadi ciri khas yang dimiliki seseorang dalam memberi respon melalui indra terhadap apa yang akan diterimanya dalam proses pembelajaran.

Jika dengan cara itu Anda belajar merasa suka, cocok, nyaman dan mampu menyerap apa yang dipelajari dengan maksimal. Maka cara itu merupakan gaya belajar Anda.

Pengertian Gaya Belajar Menurut Para Ahli

Bobbi De Porter dan Mike Hernacki (2011; 110);

Gaya belajar adalah kata kunci untuk mengembangkan kinerja dalam pekerjaan, disekolah, dan dalam situasi-situasi antar pribadi. Ketika anda menyadari bagaimana anda dan orang lain menyerap dan mengolah informs, anda dapat menjadikan belajar dan berkomunikasi lebih mudah dengan gaya anda sendiri.

Kemp dalam bukunya Tutik Rahmawati (20015;1);

Gaya belajar adalah cara mengenali berbagai metode belajar yang disukai yang mungkin lebih efektif bagi peserta didik tersebut

Hamzah B. Uno (2008; 180)

Gaya Belajar adalah “ kemampuan sesorang untuk memahami dan menyerap perlajaran sudah pasti berbeda tingkatnya ada yang cepat sedang dan ada pula yang sangat lambat.

Nasution (2009; 94)

Gaya Belajar adalah cara yang konsisten yang dilakukan oleh seorang murid dalam menangkap stimulus atau informasi, cara mengingat, berfikir dan memecahkan soal.

Gunawan (2007; 138)

Menurut Gunawan, Gaya Belajar adalah cara yang lebih kita sukai dalam melakukan kegiatan berfikir, memproses dan mengerti suatu informasi.

Drummond (1998:186);

“The Learning Styles is an individual’s preferred mode and desired conditions of learning.”

(Gaya belajar dianggap sebagai cara belajar atau kondisi belajar yang disukai oleh pembelajar).

Sukadi (2008; 93);

Menurut Sukadi, Gaya Belajar adalah kombinasi antara cara seseorang dalam menyerap pengetahuan dan cara mengatur serta mengolah informasi atau pengetahuan yang didapat.

8 Macam Gaya Belajar

8 macam gaya belajar

Menurut Teori Multiple Intelligences-nya Howard Gardner, setiap orang memiliki jenis gaya belajar yang berbeda untuk membantu mereka memahami informasi baru. 

Ada 8 gaya belajar, mulai dari visual hingga auditori dan banyak lagi. Berikut 8 macam gaya belajar ;

1. Gaya Belajar Visual

Gaya belajar visual adalah gaya belajar yang mengandalkan penglihatan. 

Gaya ini perlu melihat sesuatu untuk lebih mudah mengerti dan memahami. Mereka lebih nyaman dengan bentuk dan warna-warni.  Sehingga membutuhkan alat peraga berupa gambar, diagram atau grafik untuk membantu mengolah dan mengingat informasi ketika belajar. 

Ciri-ciri gaya belajar visual

  • Lebih mudah mengingat dengan cara melihat dari pada dengan mendengarkan
  • Sulit menerima instruksi dengan verbal kecuali dituliskan
  • Berbicaranya agak cepat
  • Memperhatikan penampilan, bahkan dalam berpakaian
  • Lebih suka demonstrasi daripada pidato
  • Lebih suka membaca sendiri daripada dibacakan
  • Suka menggambar apa pun di kertas
  • Tidak mudah terganggu dengan suara bising

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan belajar anak visual:

  • Gunakan materi visual berupa video atau gambar, bagan, grafik, peta, diagram, peta, garis waktu,  infografis dan sebagainya
  • Soroti poin penting dalam warna
  • Membaca buku yang tidak hanya tulisan tetapi disertai ilustrasi
  • Membuat mind mapping untuk memudahkan belajar
  • Ajak anak untuk menggambarkan ide-idenya.

2. Gaya Belajar Auditori

Gaya belajar auditori adalah belajar yang mengandalkan pendengaran dalam menyerap informasi.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Auditori

  • Lebih mudah mengingat dari apa yang didengarkan daripada yang dilihat
  • Mudah terganggu dengan suara ribut
  • Pandai mengulangi apa yang didengarnya, baik dalam bentuk nada dan irama. 
  • Senang diskusi, fasih berbicara atau bisa menjelaskan panjang lebar. 
  • Senang membaca dengan suara keras
  • Lebih senang dibacakan daripada membaca sendiri
  • Menyenangi seni musik.
  • Saat bekerja suka bicara kepada diri sendiri

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan belajar anak Auditori

  • Adakan diskusi atau debat
  • Gunakan musik ringan dengan suara yang proporsional ketika belajar
  • Beri kesempatan untuk menyampaikan ide atau menceritakan sesuatu
  • Merekam materi pelajaran dan mendengarkannya ketika santai atau menjelang tidur

3. Gaya Belajar Linguistik

Gaya belajar linguistik adalah belajar dengan dominan mengacu pada kata-kata (Verbal), dalam hal ini pada keterampilan Bahasa baik dalam membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan. Kadang kombinasi dari keempat keterampilan Bahasa tersebut.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Linguistik

  • Nyaman dengan membaca, menulis, membaca dan mendengarkan ketika belajar
  • Menyukai puisi, pantun, atau permainan kata dan menemukan maknanya

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan belajar anak linguistik

  • Membuat daftar kata kunci
  • Adakan diskusi atau debat
  • Membaca dengan keras
  • Adakan permainan kata
  • Membaca sambal merekam materi. Kemudian mengucapkannya, bahkan bisa juga menuliskannya secara ekstensif.
  • Mengajar diri sendiri atau berbicara di depan cermin. Apabila ada keluarga atau teman sebagai objek yang diajarkan, maka lebih utama.

4. Gaya Belajar Logical atau Matematis

Gaya belajar logical adalah belajar yang cenderung suka mengklasifikasikan atau mengkategorikan informasi dengan penalaran logis.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Logical

  • Lebih suka memahami daripada menghafal
  • memahami sesuatu dengan detil
  • Menyusun sesuatu dengan terorganisir
  • lebih suka mengkategorikan informasi ke dalam kelompok
  • Suka menggunakan logika daripada untung/rugi
  • Suka bermain puzzle

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan belajar anak logical

  • Hindari menghafal
  • Gunakan checklist, grafik atau statistic dalam belajar
  • Mengetahui/ sampaikan tujuan spesifik suatu materi yang dipelajari

5. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar kinestetik adalah aktivitas belajar dengan cara bergerak. Biasanya orang belajar dengan gaya ini, merasa lebih mudah mempelajari sesuatu dengan mempraktikkannya, tidak hanya sekedar membaca buku.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Kinestetik

  • Sering menggunakan Bahasa tubuh saat berkomunikasi
  • Lebih suka aktivitas tubuh
  • Tidak suka lama-lama diam di ruangan atau di kelas
  • Penampilan kurang rapi
  • Lemah dalam hal Bahasa (Verbal)
  • Tidak mudah terganggu dengan suara ribut
  • Menghafal dengan Gerakan, berjalan atau melihat-lihat.
  • Ketika membaca menggunakan jari sebagai petunjuk
  • Menyukai permainan yang menyibukkan
  • Sering menyentuh orang yang didekatnya
  • Tubuh yang lebih aktif, bosan lama-lama berdiam diri

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan belajar anak kinestetik

  • Belajar dengan melakukan. Dengan segera mempraktikkan materi yang dipelajari, jika memungkinkan.
  • Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
  • Ice Break dengan Gerakan tubuh disela belajar
  • Anak diajak belajar ke luar ruangan untuk mengamati dan belajar konsep baru.
  • Izinkan anak mengunyah permen karet pada saat belajar.
  • Mendemonstrasikan apa yang telah dipelajari.

6. Gaya Belajar Interpersonal (Sosial)

Gaya belajar interpersonal adalah belajar dengan cara berhubungan dengan orang lain dan bekerja dalam kelompok.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Interpersonal

  • Bisa lebih baik membaca ekspresi wajah dan emosi seseorang
  • Lancar berkomunikasi sosial baik secara tulisan ataupun verbal.
  • Suka berdiskusi dan mengutarakan sesuatu
  • Lebih baik bekerja dalam tim daripada sendirian

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan anak Interpersonal

  • Bekerja kelompok
  • Adakan diskusi atau debat
  • Bermain peran
  • Sempatkan waktu Guru/Orang Tua sebagai pengajar dengan anak untuk bicara 4 (empat) mata tentang materi yang sudah dipelajari
  • Belajar dengan simulasi

7. Gaya Belajar Intrapersonal (Solitary)

Gaya belajar intrapersonal adalah cara belajar yang lebih nyaman ketika saat sendiri.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Intrapersonal

  • Tertutup dan individual, bukan berarti egois atau sombong
  • memahami dengan mengekspresikan diri
  • belajar sendiri dan beraktivitas mandiri
  • menghubungkan materi dengan kehidupan pribadi

Cara belajar yang tepat untuk memudahkan anak Intrapersonal

  • Jangan mewajibkan kelompok belajar
  • Sediakan panduan untuk mengerjakan tugas

8. Gaya Belajar Naturalis

Gaya belajar naturalis adalah cara belajar sambal mengalami apa yang dipelajari dan membutuhkan alam untuk memandu proses belajar.

Ciri-Ciri Gaya Belajar Naturalis

  • Lebih suka di luar ruangan 
  • Suka mengamati dan menyimpulkannya
  • Lebih suka mengalami secara langsung
  • menghubungkan fenomena alam dengan materi belajar
  • menyukai gejala alam

Cara belajar yang tepat untuk anak naturalis

  • Sesekali belajar di luar ruangan
  • Berikan tugas penelitian dan membuat laporannya
  • Belajar dengan study-tour atau study banding, contohnya ke kebun binatang atau mengunjungi sekolah lain

Mengapa perlu mengenali gaya belajar Anda sendiri?

Mengapa perlu mengenali gaya belajar Anda sendiri

Alasan utamanya belajar menjadi efektif dan efisien. Dengan tidak menyia-nyiakan waktu, biasa, materi maka dengan gaya belajar yang menjadi passion sendiri lebih optimal mencapai hasil belajar.

Baca juga: Cara Belajar Efektif dan Efisien

Berikut fungsi mengenali gaya berlajar bagi guru, orang tua dan anak;

Manfaat Bagi Guru

Guru bisa menentukan metode mengajar dan media pembelajaran yang cocok bagi peserta didiknya. Di karenakan setiap anak dalam kelas mempunyai karakter masing-masing, maka guru dituntut agar kreatif memodifikasi metode belajar anak agar terpenuhi semua gaya belajar anak.

Manfaat Bagi Orang Tua

Memungkinkan bagi orang tua untuk menyediakan fasilitas belajar yang sesuai dengan gaya belajar anak mereka di rumah.

Manfaat Bagi Anak atau Peserta Didik. 

Mengetahui gaya belajar sendiri maka aktivitas belajar akan disenangi dan dinikmati. Belajar akan mengalir, tulus dan tidak dipaksakan.

Setiap anak mempunyai gaya belajarnya sendiri. Bisa saja dalam diri anak komplit semua gaya belajar ada padanya. Tapi tetap saja ada yang lebih dominan, inilah alas an kenapa kita harus mengenali gaya belajar tersebut.

Gaya belajar yang lebih dominan itu yang bisa diandalkan dan dikembangkan sebagai modal untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan.


Pustaka:

Bobby De Porter dan Mike Hemacki. 2011. "Quantum Learning nyaman dan menyenagkan". Bandung: Kaifa.
Drummond, Tom and Edward Rosten.1998. “Machine Learning for HighSpeed Corner Detection”. LNCS 3951, pp. 430–443.
Gunawan, Adi W. 2007. "Genius Learning Strategy; Petunjuk Praktis untuk Menerapkan Accelarated Learning". Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hamzah B. Uno. 2008. "Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajar". Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Nasution. 2009. "Berbagai Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar". Jakarta: PT. Bumi Aksara
Sukadi. 2008. "Progressive Learning". Bandung: MSQ Publishing.
Tutik Rahmawati, Daryanto. 2015. "Teori Belajar dan Proses Pembelajaran Yang Mendidik". Yogyakarta: Gava Media.
Baca juga
badaruzzaman
Saya seorang Guru kelas di SD Negeri Kandangan Kota 1.

Related Posts

Posting Komentar